Limbah yang berguna: Harapan peternak babi terhadap sumber pakan alternatif di pesisir Manokwari


Freddy Pattiselanno

Membalik paradigma lama

Umumnya kajian yang dilakukan di tingkat peneliti atau akademisi bersifat sangat teknis dan terkadang membutuhkan rentang waktu yang cukup panjang sebelum diaplikasikan di lapangan bahkan sampai ke tangan pengguna. Oleh karena itu tidak jarang hasil akhir suatu penelitian hanya sampai di ruang baca sebuah perpustakaan.  Belajar dari pengalaman tersebut, usaha untuk membalik kondisi yang sudah cukup lama berlangsung menjadi suatu tantangan bagi kelangan intelektual di perguruan tinggi sehingga hasil suatu kajian lebih aplikatif dan bersifat partisipatif dengan melibatkan masyarakat pengguna hasil penelitian tersebut.  Hal ini tentunya menjadi suatu paradigma baru yang selalu diangan-angankan dan perlu diwujud nyatakan.

Dari lapangan ke kelas

Realita di lapangan menunjukan bahwa pemanfaatan limbah pasar, limbah rumah tangga dan limbah rumah makan atau penjual gorengan di sekitar kota Manokwari selama ini dipraktekan peternak setempat sebagai pakan bagi ternak babi peliharaan.  Jenis pakan bervariasi mulai dari limbah rumah makan, sisa sayur, kulit pisang, singkong, ampas tahu, limbah pasar ikan dan sisa dapur. Dari sisi efisiensi hal ini menguntungkan peternak, karena kebutuhan akan pakan ternak dapat disuplai dari hasil limbah ini dengan biaya yang sangat rendah.  Limbah dapat diambil setiap saat dalam jumlah yang memadai tanpa mengeluarkan biaya yang tinggi.  Hal lain yang menarik, usaha yang dilakukan ini sekaligus menjawab alternatif pengelolaan limbah pangan yang cenderung meningkat dari waktu ke waktu.

Di sisi lain,Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dijabarkan ke dalam bentuk pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat bagi para pengajar di kampus pada saat sekarang ini akan terasa lebih bermakna jika bisa menjawab kebutuhan masyarakat dalam bentuk pengembangan masyarakat yang bersifat partisipatif.  Pada tahun 2005 yang lalu bersama mahasiswa peserta mata kuliah (Ilmu Lingkungan Ternak untuk Jurusan Produksi Ternak dan Dasar Ilmu Lingkungan untuk Program Diploma Kesehatan Hewan) di Fakultas Peternakan Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Negeri Papua kami mendiskusikan topik praktikum yang relevan dengan kondisi masyarakat dan sekaligus dapat dikembangkan menjadi komoditi praktikum yang dapat dikembalikan untuk kebutuhan masyarakat peternak.

Kegiatan ini dimanfaatkan untuk memberikan pengalaman bagi para mahasiswa belajar mengidentifikasi permasalahan di lapangan, mendesain suatu kegiatan pengumpulan data di lapangan, serta mengolah dan menganalisanya untuk menjadi suatu informasi yang berguna bagi masyarakat.  Sifatnya partisipatif karena data yang diperoleh dari peternak akan dikembalikan kepada peternak sebagai masukan guna pengembangan usaha peternakan mereka.

Karena melibatkan dua kelompok mahasiswa yang berbeda maka pengumpulan informasi di lapangan juga dibagi menjadi dua kelompok, (1) mahasiswa program Diploma Kesehatan Hewan melakukan identifikasi jenis limbah pangan yang dihasilkan oleh warung makan, penjual gorengan, penjual sayur dan penjual ikan, dan (2) mahasiswa Jurusan Produksi Ternak melakukan survey terhadap peternak babi di sepanjang pesisir kota Manokwari yang memanfaatkan limbah pangan sebagai pakan untuk ternak babi mereka.

Jenis limbah pangan serta prediksi jumlah yang dihasilkan oleh responden disajikan dalam Tabel 1.

Tabel 1. Jumlah limbah pangan yang dihasilkan di Manokwari

No. Responden sumber Kisaran produksi limbah (kg)
1. Rumah makan / n=10 18 – 30 / hari
2. Penjual gorengan / n=10 9 – 20 / hari
3. Penjual sayuran / n=10 2 – 11 / hari
4. Penjual ikan / n=10 20 – 50 / har

Sebanyak 36 (tiga puluh enam) orang peternak babi responden di pesisir pantai Manokwari yang berhasil didata dan sebanyak 22 orang diantaranya atau sebesar 61% peternak yang memberikan limbah pangan sebagai pakan basal pada ternak babi peliharaan mereka.  Jenis limbah pangan dan persentase pemanfaatannya oleh peternak disajikan dalam Tabel 2.

Tabel 2.  Persentase peternak yang menggunakan limbah pangan sebagai pakan ternak

No. Jenis limbah Jumlah responden (orang) Nisbah (%)
1. Limbah Pasar (Sayur) 9 40,9
2. Limbah Pasar (Ikan) 1 4,5
3. Limbah Rumah Makan 5 22,7
4. Kombinasi 1 & 3 5 22,7
5. Kombinasi 1 & 2 2 9,0

Merancang kegiatan partisipatif bersama peternak

Guna mendapatkan informasi yang lebih akurat, sampel pakan dari  dua belas peternak yang menggunakan limbah pangan sebagai pakan basal ternak babinya kemudian dikumpulkan dan dikirim ke Balai Penelitian dan Pengembangan Ternak di Ciawi Bogor untuk dianalisis lebih lanjut kandungan gizinya.  Bantuan biaya analisa sampel pakan diperoleh dari program kerjasama Potato International Center (CIP) di Bogor, South Australian Agricultural Research Institute (SARDI), Australian Center for International Agricultural Research (ACIAR) dan Universitas Negeri Papua (UNIPA).

Selanjutnya dilakukan pendekatan dengan Bapak Bertus Simamora, seorang peternak babi di Manokwari yang telah beberapa kali terlibat dalam kegiatan praktikum mahasiswa FPPK UNIPA.  Mencari peternak yang mau bekerja sama sangat sulit, karena jumlah ternak babi peliharaan umumnya tidak mencukupi sebagai ternak percobaan atau terkadang ternak tidak dipelihara untuk jangka waktu yang lama karena permintaan pasar terhadap daging dan ternak hidup cukup tinggi.  Terpilihnya Bapak Bertus didasarkan pada alasan (1) beliau telah bekerjasama dengan kami dalam kegiatan praktek mahasiswa, (2) usaha yang ditekuni mampu menyediakan jumlah ternak sesuai kebutuhan penelitian yang relatif seragam, serta (3) kesediaan beliau membantu mahasiswa peneliti.

Kontribusi Pak Bertus yaitu menyediakan ternak percobaan, pakan serta fasilitas pemeliharaan ternak yang dapat digunakan selama penelitian berlangsung.  Sedangkan kami dari kampus memberikan bantuan informasi yang berkaitan dengan rencana penelitian serta aspek teknis yang luarannya diharapkan dapat dimanfaatkan untuk pengembangan usaha peternakan babi rakyat di Manokwari.  Saudara David Tabuni adalah mahasiswa yang melakukan penelitian tersebut dibawah bimbingan dosen pembimbingnya bertugas mengumpulkan data yang diperlukan serta membantu pekerja di usaha peternakan tersebut dalam teknis pelaksanaan pengumpulan data di lapangan.  David juga bertanggung jawab untuk mengolah dan menyampaikan datanya dalam bentuk karya tulis yang nantinya dikembalikan ke masyarakat untuk penggunaan lebih lanjut.  Suatu bentuk kerjasama yang baik pada akhirnya memberikan hasil yang baik pula, karena pada akhirnya penelitian bisa diselesaikan dengan baik dan David bisa mencapai gelar kesarjanaannya. Di sisi lain, Pak Bertus bisa memperoleh informasi yang berharga dalam kaitannya dengan praktek pemberian pakan yang selama ini ia lakukan.

Luaran yang diharapkan

Apa yang diperoleh dari masyarakat sudah selayaknya dikembalikan kepada mereka.  Kami sedang berupaya mencari bantuan untuk pelaksanaan seminar hasil penelitian yang kami peroleh kepada responden peternak yang telah terlibat sejak awal sebagai tindak lanjut dari implementasi hasil penelitian yang diperoleh.

Lebih lanjut, upaya penyebaran informasi ilmiah melalui publikasi di majalah ilmiah populer sedang dikerjakan untuk membagi informasi model pemberdayaan masyarakat yang partisipatif untuk pengembangan ilmu pengetahuan yang diharapkan dapat menunjang pembangunan peternakan di daerah.  Bagi instansi teknis terkait temuan yang diperoleh dapat menjadi dasar pengembangan program kerja serta alternatif pemanfaatan limbah pangan yang berguna bagi dunia peternakan.

Freddy Pattiselanno

Laboratorium Produksi Ternak

Fakultas Peternakan Perikanan & Ilmu Kelautan (FPPK)

Univeristas Negeri Papua (UNIPA) Manokwari

Email: pattiselannofreddy@yahoo.com

Catatan: sebagian informasi telah dipublikasikan dalam Majalah Pertanian Berkelanjutan SALAM No. 13 Desember 2005: 24-25

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Comments

  • eva m gombo  On April 3, 2014 at 12:23 pm

    terimakasih,tulisaanya sangat membantu. UNIPA the best

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: