Monthly Archives: April 2011

Varanus (Reptilia; Varanidae) from Arfak Mountain Strict Nature Reserve


Freddy Pattiselanno1, Eny Rahayu2 & Jacobus Wanggai3

1Animal Science Laboratory, 2Previous student at Faculty of Forestry, 3Biodiversity Study Centre Universitas Negeri Papua (UNIPA) Manokwari

Monitor lizards (Varanus spp) are utilized by native Papuans as a source of animal protein, while their skins are an important material used as ornaments and tifa traditional music instrument that is commonly played in ritual ceremonies.  A study conducted by Philip (1999) indicated that Varanus species are also hunted by local hunters for sale to reptile dealers.

The study of varanus species is very rare in Papua, especially at Arfak Mountain Strict Nature Reserve (AMSNR), where the presence of these species have been proofed by local people and colleague from Universitas Negeri Papua.  Therefore, we conducted a preliminary study to identify varanus species occurred in AMSNR.

Continue reading

Potensi Lembah Kebar


Freddy Pattiselanno (Laboratorium Produksi Ternak FPPK UNIPA Manokwari)

Lembah Kebar di Wilayah Kepala Burung Papua, terletak antara 132o-133o BT dan 0o47’-0o50’ LS. Kebar berada pada ketinggian 500-600 m dpl dan berjarak kurang lebih 150 km sebelah Barat Daya kota Manokwari atau ± 35 km dari pantai utara Papua (pantai Distrik Amberbaken). Dari berbagai sumber pustaka, diperkirakan Distrik Kebar mempunyai luasan sekitar 21.841 hektar dengan potensi kawasan padang rumput alamnya yang mencapai kurang lebih 5.391 Ha (Gambar 1).

Lembah Kebar berdasarkan tipe vegetasinya dapat dibedakan atas:

Hutan primer; hutan yang terdiri dari pohon-pohon yang berukuran besar, tumbuh lurus tegak dan tinggi dan di bagian kanopi banyak dijumpai epifit (termasuk anggrek) dan bagian bawah ditumbuhi semak belukar, paku-pakuan dan lumut yang menyebabkan keadaan hutan gelap dan lembab.

Continue reading

%d bloggers like this: