Monthly Archives: June 2011

How useful plants to the indigenous community at the Mamberamo, Papua Indonesia?


Agustina A.Y.S Arobaya (Department of Forest Management, Faculty of Forestry UNIPA) & Freddy Pattiselanno (Faculty of Animal Science, Fishery and Marine Science UNIPA)

Study on biological and other natural resources was conducted in Mamberamo from 4 – 28 September 2004. Three sites were visited: Dabra (03016’S 138036’E), Taiyeve (03014.06’S 138026.62’E) and Fokri-Baso (03005.08’S 138050.12’E) villages of the Mamberamo Hulu District of Kabupaten Sarmi, Papua to provide baseline information on development of this area.

The present paper aims to inform the results of our observation on ethnobotany aspects of the Dasigo ethnic group at the Mamberamo, Papua. Information on ethnobotany aspect concerning the relationship between people and forest was obtained by the semi-structured interview by interviewing primary informants – villagers (chosen randomized among local people in the study site) and the key informants including highly respected and high status people within the villages, village leaders, tribe leaders, church leaders, highly educated people and the government officers.

Continue reading

Kuliner Manado-Minahasa mengancam keanekaragaman hayati?


Freddy Pattiselanno (Alumni Fakultas Peternakan Universitas Sam Ratulangi, Manado)

This slideshow requires JavaScript.

Sulawesi Utara terkenal dengan kulinernya yang sangat unik dan jarang bisa ditemukan di daerah lain di Indonesia.  Sebagai contoh, Manado, sebagai ibukota provinsi Sulut lebih dikenal dengan nama kota “TINUTUAN”.  Identitas kota tinutuan sangat erat dengan salah satu potensi wisata yang cukup dikenal yaitu wisata kuliner.  Hal ini dapat dibuktikan ketika kita berada di Manado, mulai dari warung atau rumah makan yang sederhana sampai dengan restoran berkelas dapat ditemukan di sepanjang jalan, apalagi kalau kita melintas kawasan Boulevard. Berdasarkan data Dinas Pariwisata Manado, pada tahun 2007 ada sebanyak 30 restoran, 111 rumah makan kualifikasi B  dan 30 rumah makan dengan kualifikasi A sehingga total rumah makan dan restoran yang ada di Manado yaitu 171 (Manado Dalam Angka, 2008).  Jumlah rumah makan dan restoran ini belum termasuk yang ada di Minahasa dan sekitarnya.

Continue reading

%d bloggers like this: